a) Trafo arus pengukuran
- Trafo arus pengukuran untuk
metering memiliki ketelitian tinggi pada daerah kerja (daerah pengenalnya)
5% - 120% arus nominalnya tergantung dari kelasnya dan tingkat kejenuhan
yang relatif rendah dibandingkan trafo arus untuk proteksi.
- Penggunaan trafo arus pengukuran untuk Amperemeter, Watt-meter,
VARh-meter, dan cos j meter.
b) Trafo arus proteksi
- Trafo arus
untuk proteksi, memiliki ketelitian tinggi pada saat terjadi gangguan
dimana arus yang mengalir beberapa kali dari arus pengenalnya dan tingkat
kejenuhan cukup tinggi.
- Penggunaan trafo arus
proteksi untuk relai arus lebih (OCR dan GFR), relai beban lebih, relai
diferensial, relai daya dan relai jarak.
- Perbedaan mendasar trafo arus
pengukuran dan proteksi adalah pada titik saturasinya seperti pada
kurva saturasi dibawah (Gambar 4).
Posted in: