Showing posts with label LED. Show all posts
Showing posts with label LED. Show all posts
RANGKAIAN LAMPU FLIP-FLOP
RANGKAIAN LAMPU FLIP-FLOP
Here is a list of components necessary to project a series of flip-flop.
R1, R4 .... 470 Ohm
R2, R3 .... 22k
C1, C2 .... 4.7 V uF/16
D1, D2 .... LED
Tr1, Tr2 .... FCS 9014
Here is a list of components necessary to project a series of flip-flop.
R1, R4 .... 470 Ohm
R2, R3 .... 22k
C1, C2 .... 4.7 V uF/16
D1, D2 .... LED
Tr1, Tr2 .... FCS 9014
Ration voltage that is needed is 9 VDC. If using a 3 Volt power portion (2 pieces battery 1.5 Volt), R1 and R2 can be omitted and the LED cathode feet each connect directly to the collectors of transistors foot related. Foot foot transistors FCS-9014 can be seen in the image below

Rangkaian Kedap-Kedip (Flip Flop)
Kedua Transistor pada rangkaian menghantar dan menyumbat secara bergantian sehingga lampu LED D1 dan D2 akan menyala dan padam secara bergantian. Kecepatan pergantian nyala-padam kedua LED tersebut ditentukan oleh besarnya Kapasitor C1 dan C2 . Makin besar nilai kapasitor tersebut akan makin lambat frekuensi pergantian nyala-padam kedua lampu LED. Dengan nilai C1 = C2 maka D1 dan D2 akan nyala-padam dengan frekuensi yang sama.
Rangkaian ini tergolong sederhana sehingga cocok digunakan sebagai latihan untuk belajar elektronika. Untuk lebih jelasnya silahkan lihat langsung gambar berikut :

Berikut ini adalah daftar komponen yang diperlukan untuk rangkaian flip-flop ini :
R1, R2..............................................56 K Ω
C1, C2 ...................................100 μF/10 V
D1, D1′, D2, D2′ .................................LED
Tr1, Tr2 ....................................FCS 9014
Jika semua komponen telah selesai dirakit, jangan lupa untuk memeriksa sekali lagi apakah semua komponen sudah terpasang dengan benar sebelum menghubungkannya ke catu daya. Periksa kaki transistor apakah basis, emitor, dan kolektornya sudah tepat. Begitu juga LED dan polaritas kapasitornya jangan sampai terbalik. Setelah yakin semuanya sudah benar, bisa dicoba dihubungkan dengan catu daya atau battery. Silahkan bereksperimen dengan mengubah nilai C1 dan C2 untuk mendapatkan kecepatan nyala-padam yang diinginkan sesuai selera.
Rangkaian Running LED Sebagai Aksesoris Motor
Running
LED atau LED berjalan merupakan sebuah rangkaian elektronika yang mengasyikan.
Setelah selesai merangkai rangkaian ini, kita dapat melihat LED-LED yang kita
rangkai menyala dan padam secara berurutan sehingga terlihat seperti lampu yang
sedang berjalan. Komponen yang dibutuhkan jumlahnya sedikit, selain itu
komponen-komponennya mudah didapatkan di toko-toko elektronika dengan harga
yang relatif murah.
Rangkaian
ini menggunakan dua buah IC sebagai komponen inti. Kecepatan nyala padam LED
dapat diatur dengan merubah nilai hambatan pada Vr. Jika ingin menggunakan 10
LED saja, rangkailah LED dengan nomor urut ganjil atau genap saja.
Berikut ini gambar rangkaian Running LED:

Berikut ini daftar komponen elektronika yang dibutuhkan untuk membuat rangkaian Running LED :
- R ................................... 180
- VR ................................... 20 K
- C1 ................................... 47 uF / 16 V
- C2 ................................... 22 uF / 16 V
- IC1 ................................... 555
- IC2 ................................... 4017
- D1 - D20 ......................... LED
- D21 ................................... 1N 4001
Lampu Penerangan Menggunakan Rangkaian LED 220VAC
The LED has advantages over other lighting technology. LED supposedly can hold up to 100,000 hours. This means that if the LED light 24 hours a day he would hold for 10 years. Whereas Fluorencent lights are usually only able to survive 1-3 years.
This is a modified version of the circuit, Super bright LED Night Light published that can directly connect to the netting PLN (220VAC).


